Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Nasional · 8 Agu 2024 07:49 WIB ·

Kepala Sekolah Sri Istini Tegaskan Tidak Ada Pungutan di SDN Kedung Baruk 1 Surabaya


 Kepala Sekolah Sri Istini Tegaskan Tidak Ada Pungutan di SDN Kedung Baruk 1 Surabaya Perbesar

Surabaya, Potretrealita.com – Kepala Sekolah Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Kedung Baruk Kota Surabaya, Sri Istini, M.M.Pd, menggelar rapat terbuka bersama seluruh Orang tua atau Walikelas SDN Kedung Baruk 1 Kota Surabaya, Kamis 8 Agustus 2024.

Kegiatan dilaksanakan dalam rangka mengingatkan soal iuran atau pungutan di sekolah melalui Koordinator Kelas seperti kejadian yang viral di salah satu sekolah di Surabaya.

Pada kesempatan tersebut Sri Istini menegaskan, apapun bentuknya jika ada korlas di SDN Kedung Baruk 1, dirinya tidak melarang, namun ruang korlas jangan sampai disalah artikan maupun disalahgunakan.

“Tidak apa apa, barangkali ada kegiatan sekolah, sebagai korlas dapat menjembatani ke wali kelas yang lain, namun jangan menarik maupun mengumpulkan pungutan sekolah,” tegas Sri Istini, kepada media ini Kamis (08/08/2024).

Untuk itu Sri Istini menyampaikan bahwa dampak dari viralnya pemberitaan di salah satu sekolah agar tidak terulang atau bahkan terjadi di SDN Kedung Baruk.

“Kami mohon Bapak/ibu orang tua siswa agar menginformasikan hal ini serta kami minta di SDN Kedung Baruk 1 tidak ada iuran apapun, baik kegiatan di dalam maupun di luar sekolah,” pinta Sri Istini.

Terpisah, salah satu perwakilan orang tua siswa usai rapat terbuka tersebut, Dyah Saring (38) wali kelas 1 A SDN Kedung Baruk 1 Surabaya menyatakan bahwa, pertemuan membahas sudut pandang yang sangat mengedukasi. Sekolah tanpa pungutan apalagi di Sekolah Negeri merupakan dambaan orang tua dan anak.

“Sejak anak kami sekolah di sini, kami tidak pernah diminta sumbangan maupun pungutan dalam bentuk apapun. Kami siap menyampaikan dan melaporkan jika suatu waktu kami temukan permintaan tarikan baik dari sekolah maupun koordinator kelas,” tutur Dyah.

Dyah mengungkapkan siap mendukung program sekolah. “Semoga sarana dan prasarana sekolah terus ditingkatkan serta kesejahteraan guru pengajar selalu diperhatikan oleh dinas terkait,” pintanya.

“Dan Siswa SDN Kedung Baruk menjadi lebih baik lagi meraih prestasi, siswa-siswinya terbentuk menjadi anak yang berakhlak mulia,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, antisipasi kejadian uang pembelian buku pendamping terulang kembali, Walikota Surabaya, Eri Cahyadi meminta kepala sekolah SDN dan SMPN di Kota Surabaya membuat surat pernyataan tidak akan menarik iuran dari siswa.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengumpulkan seluruh kepala sekolah SDN dan SMPN se-Kota Surabaya di SDN Ketabang Kali pada Senin (5/8/2024) pagi, secara hybrid. (Red)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jaringan Anti Rasuah Menggelar Aksi Unjuk Rasa Di Depan Mapolda Jatim, Diduga Korupsi Dana PEN Di Sampang Madura

6 Februari 2025 - 08:42 WIB

Puluhan Paket Sabu Dari Tangan Seorang Pengedar Berhasil Diamankan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya

5 Februari 2025 - 09:14 WIB

Polres Probolinggo Berhasil Amankan 3 Tersangka Sindikat Pembobol ATM Asal Lampung

5 Februari 2025 - 09:05 WIB

Kades Pranti dan Perangkat Desa, Menjelaskan Dugaan Korupsi Oleh Salah Satu Awak Media Pada Proyek PJU dan TPT: Semua Sesuai Aturan

5 Februari 2025 - 06:07 WIB

Polres Bondowoso bersama BPBD Siapkan Personel Tangani Bencana Hidrometeorologi

5 Februari 2025 - 06:01 WIB

LSM Triga Nusantara Indonesia Soroti Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Pj Bupati Bekasi, Deddy Supriadi

5 Februari 2025 - 05:57 WIB

Trending di Bekasi